Selasa, 03 April 2012

Doa mohon diberi kelancaran rezeki

Bacaan doa mohon agar selalu diberi kelancaran dalam mencari rejeki, dengan rejeki yang baik, aman, dan halal. Sebelum membaca doa tersebut diawali dengan bacaan Istighfar, tahil, surat al-fatihah, dan al-ihlas terlebih dahulu.

Bacaannya :

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ
Astaghfirullah hal adzhim – 7x kali.
Saya mohon ampun kepada Allah yang maha agung
... لآ إِلهَ إلاَّ الله مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ الله
Lailaha illallahu muhammadurrasulullah – 7x kali.
Tidak ada tuhan selain Allah, Muhammad adalah utusan Allah

Membaca surat Al-Fatihah 7x kali, dan surat Al-Ikhlas 7x kali.

Kemudian dilanjutkan dengan membaca bacaan dibawah ini.


Doa Mohon Limpahan Rejeki:
فَتقَبَّلَها رَبُّها بِقَبُولٍ حَسَنٍ وَ أَنْبَتَها نَباتاً حَسَناً وَ كَفَّلَها زَكَرِيَّا كُلَّما دَخَلَ عَلَيْها زَكَرِيَّا الْمِحْرابَ وَجَدَ عِنْدَها رِزْقاً قالَ يا مَرْيَمُ أَنَّى لَكِ هذا قالَتْ هُوَ مِنْ عِنْدِ اللهِ إِنَّ اللهَ يَرْزُقُ مَنْ يَشاءُ بِغَيْرِ حِسابٍ .

Fataqobbalahaa robbuhaa biqobuulin hasaniw wa ambatahaa nabaatan hasanaw wakaffalahaa zakariyyaa, kullamaa dakhola ‘alaihaa zakariyyal mihrooba wajada ‘indahaa rizqoo, qoola yaa maryamu annaa laki haadzaa, qoolat huwa min ‘indillaah, innallooha yarzuqu may yasyaa’u bighoiri hisaab.

Maka diterimalah (permohonannya itu) oleh Tuhannya dengan penerimaan yang baik. Dan Dia pertumbuhkan dia dengan pertumbuhan yang baik. Dan mengasuh akan dia Zakaria. Tiap-tiap masuk Zakaria ke tempatnya di mihrab, didapatinya ada makanan di sisinya. Berkata dia: wahai Maryam Dari mana engkau dapat ini ? Dia menjawab. dia adalah dari Allah, karena sesungguhnya Allah memberikan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dengan tidak berkira. (Al-Imran:37).

Doa Mohon Pengampunan & Keluasan Rejeki:
قالَ رَبِّ اغْفِرْ لى وَهَبْ لى مُلْكاً لا يَنْبَغى لأَحَدٍ مِنْ بَعْدى إِنَّكَ أَنْتَ الوَهَّابُ
Qoola rabbighfirli wahabli mulka la yambaghili ahadhim mim ba’dhi innaka antal wahhaab.

Berkata: Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang jua pun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi. ( Shaad:35).

Dibaca pada saat kapan saja, baik setelah shalat wajib atau di waktu senggang yang lainnya. Secara langgeng / istiqomah, masing-masing sebanyak 44x kali sehari. Lebih baik jika dibaca setelah shalat malam, shalat hajat, dan shalat dhuha.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar